Selamat Datang

Desa Batang-batang Laok Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, August 4, 2016

Pemberantasan Buta Aksara

 Tidak ada kata terlambat dalam hal yang namanya belajar. Seperti yang dilakukan oleh kaum ibu-ibu yang ingin belajar membaca dan menulis. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar warga yang buta aksara, mampu untuk membaca dan menulis.
 Terlihat bagaimana antusiasme mereka dalam mengikuti bimbingan ini. Walaupun mereka sudah tua, tetapi mereka mau belajar. Karena mungkin dulu mereka adalah para pelaku pernikahan dini dan tidak sempat untuk belajar/sekolah, mungkin. 







Sosialisasi Kesehatan

 Beberapa tahun yang lalu pernah terjadi gizi buruk di desa Batang-batang Laok. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan warga tentang gizi buruk dan mayoritas bayi mereka tidak di bawa ke posyandu untuk di imunisasi. 
 Sosialisasi ini bekerja sama dengan posyandu yang ada di desa Batang-batang Laok. Bertujuan agar masyarakjat semakin peduli dengan kesehatan mereka dan mau membawa anak-anak mereka ke posyandu secara rutin untuk di imunisasi ataupun cek kesehatan. 






Penyuluhan Pernikahan Dini

 Pernikahan dini adalah pernikahan yang berlangsung ketika wanita dibawah usia 20 tahun atau pria dibawah usia 25 tahun. Fenomena pernikahan dini di Madura, khususnya desa Batang-batang Laok masih tinggi. Hal ini disampaikan oleh sambutan dari Bapak Baidlowi dari SMP Batang-batang, bahwa selepas siswa/siswi lulus ujian nasional mereka memperoleh undangan pernikahan dari siswa/siswi tersebut.
Sasaran penyuluhan ini adalah anak-anak dibawah usia pernikahan dan juga orang tua mereka. Penyuluhan ini bekerja sama dengan KUA kecamatan Batang-batang. Dengan penyuluhan ini diharapkan dapat menekan angka pernikahan dini yang terjadi di desa batang-batang laok. Karena pernikahan dini mempunyai banyak efek buruk ketika kedua mempelai belum siap secara mental dan fisik.