Selamat Datang

Desa Batang-batang Laok Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, August 7, 2017

Rutinitas Sholawatan dan Arisan



Masyarakat desa Batang-batang Laok memiliki rutinitas sholawatan dan arisan. Sebagian Ibu-ibu yang berada di Desa Batang-batang Laok berkumpul di masjid Assashulhidayah yang terletak di depan rumah kepala desa Batang-batang Laok, tepatnya di Dusun Jandir. Acara ini tak hanya di hadiri oleh para ibu. Namun dari anak kecil hingga dewasa pun ikut menghadiri acara tersebut. Karena mereka juga ingein mengenalkan kegiatan rutinitas ini kepada anaka-anaknya agar kelass bisa meneruskan tradisi-tradisi yang ada di Batang-Batang Laok. Acara ini biasanya diadakan setiap seminggu 2 kali  yaitu di hari ahad dan rabu. Rangkaian acara nya yaitu pembukaan, pembacaan ayat suci alquran, pembacaan sholawat diba', selanjutnya istirahat yang diisi dengan penarikan uang arisan. setelah selesai penarikan uang, selanjutnya diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh tokoh masyarakat. Pada akhir acara adalah sesi pengocokan arisan.


Saturday, August 5, 2017

Sentra Kerajinan Desa Batang-batang Laok



Nah, kali ini saya akan bercerita tentang salah satu UD hits yang ada di Desa Batang-batang Laok. UD Farida merupakan sentra kerajinan lokal yang dimiliki oleh Ibu Farida  yang terletak di Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. UD Farida membuat produknya dengan dipimpin langsung oleh Ibu Farida selaku pemilik asli dari sentra kerajinan tangan ini. Asal mula terbentuknya UD Farida ini adalah keinginan kuat dari Ibu Farida sendiri selaku pemilik untuk memanfaatkan  waktu luang sebagai ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan. Ibu Farida belajar secara otodidak dalam membuat kerajinan tangan .  Aneka kerajinan tangan yang dibuat oleh UD Farida adalah gelang, tas dan aksesoris lainnya. UD Farida  telah memasarkan produknya baik di dalam maupun di luar negeri. Pengiriman barang di dalam negeri dilakukan ke Pulau Bali yang dikirim langung ke adik dari Ibu Farida, selanjutnya dari adik Ibu Farida baru dikirim ke luar negeri. Istilahnya Ibu Farida merupakan pihak ketiga.  Ibu Farida selaku pemilik, membawahi secara langsung pembuatan kerajinan tangan yang dihasilkan dengan menyebar mandor-mandornya untuk mengajari bagaimana cara membuat kerajinan tangan ini kepada warga-warga yang bekerja untuk UD Farida. UD Farida memasarkan produknya dengan sistem pesanan, jika ada pelanggan yang memesan baru beliau akan membuat produk dengan di bantu oleh para pegawainya. Pesanan akan dikerjakan dirumah masing-masing oleh pegawainya, sistem ini diberlakukan mengingat banyak pegawai beliau yang merupakan ibu rumah tangga. Sehingga sistem seperti ini, menurut saya sangat efektif diterapkan karena tidak memberatkan para pegawainya. .

Mendengar semua cerita Ibu Farida, saya merasa bangga atas pencapaian yang diraih oleh beliau, yang awalnya hanya belajar otodidak kini telah melebarkan sayapnya bahkan sampai di luar negeri dan memiliki pegawai yang jumlahnya semakin meningkat. Dengan adanya sentra kerajinan UD Farida juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa Batang-batang Laok untuk mendapatkan penhhasilan, khususnya untuk ibu rumah tangga. Tetapi dengan pencapaian ini, Ibu Farida masih belum puas, beliau ingin menjadikan kampung tempat tinggalnya sebagai kampung kerajinan dan memiliki gallery sendiri dan mengangkat nama baik Desa Batang-batang Laok. Nah itu saja cerita tentang UD Farida dan semoga bermanfaat….

Friday, August 4, 2017

Pelet Bettheng



Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, bersyukur pada Allah SWT, karena telah dikarunia buah hati. Di Desa Batang-batang Laok masih berjalan tradisi Pelet Betteng. Upacara pelet betteng adalah sebuah upacara ritual orang hamil yang ketika kandungannya menginjak usia 7 bulan dimana suami istri keluar secara bersamaan ke halaman rumah untuk dimandikan kembang dengan memakai cewok dari batok kelapa dan pegangannya memakai pohon beringin. Kemudian setelah selesai cewok tersebut dilempar keatas genting oleh mbah dukunnya, jika posisi cewok tersebut terlentang maka ada kemungkinan anaknya perempuan, tetapi jika posisinya sebaliknya, maka diyakini kalau anaknya akan lahir laki-laki. Sebenarnya upacara pelet betteng ini mirip dengan tradisi yang biasa dilaksanakan oleh beberapa tempat di nusantara ketika masa kehamilan telah mencapai usia 7 bulan. Tetapi, meskipun upacara ini sama-sama dilakukan oleh orang yang sedang hamil, tentu saja cara dan prosesi yang dilakukan berbeda-beda.
Adapun peralatan dan perlengkapan untuk upacara pelet kandhung ini antara lain :

  • Kain putih sepanjang 1½ meter untuk digunakan sebagai penutup badan sang ibu hamil ketika melaksanakan upacara dimandikan
  • Air 1 belanga besar untuk mandi
  • Bunga setaman untuk campuran air mandi pada saat upacara pemandian
  • Gayung yang terbuat dari tempurung kelapa dan gagangnya dari ranting pohon beringin yang masih ada daunnya
  • 1 butir telur ayam mentah dan 1 butir telur ayam matang dengan direbus
  • Ketan kuning yang telah masak
  • Seekor ayam muda
  • Minyak kelapa untuk digunakan mengurut dalam pijat perut
  • Kemenyan Arab
  • Setanggi
  •  Uang logam yang nantinya dicemplungkan kedalam air yang akan dipakai dalam upacara pemandian
  • Sepasang kelapa gading yang telah digambari tokoh wayang Arjuna dan Sembodro serta dibubuhi tulisan Arab atau Jawa
  • Kue procut, juadah pasar (jajanan pasar), lemeng (ketan yang dibakar dalam bambu), tettel (penganan yang terbuat dari ketan), minuman cendol, la’ang dan bunga siwalan (semacam legen), untuk makanan yang akan disajikan dalam upacara kenduri atau orasol

Tradisi Hari Jumat Legi




Prespektif budaya masyarakat di Desa Batang-batang Laok sangat kental dengan budaya Islam. hal ini dapat dimengerti karena hampir semua desa di Kabupaten Sumenep sangat kuat terpengaruh pusat kebudayaan Islam yang tercermin dari keberadaan Pondok-pondok Pesantren yang ada di Sumenep.

Dari latar belakang budaya, kita bisamelihat aspek budaya sosial yang terpengaruh dalam kehidupan masyarakat didala hubungannya dengan agama yang dianut misalnya Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat, dalam menjalankannya sangat kental dengan tradisi budaya Islam. 

Prespektif budaya masyarakat di Desa Batang-batang Laok masih sangat kental dengan budaya ketimurannya. dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. didalam hubungannya dengan agama yang dianut misalnya, Agama Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat, dalam menjalankan sangat kental dengan tradisi budaya ketimuran. 

Tradisi budaya ketimuran sendiri berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan masyarakat sebelum Agama Islam masuk. hal ini menjelaskan mengapa peringatan-peringatan keagamaan yang ada di masyarakat, terutama Agama Islam dipeluk masyoritass masyarakat, dalam menjalankannya muncul kesan nuansa tradisinya. salah satu contohnya adalah tradisi istighosah pada jumat legi. Menurut sebagian masyarakat, diyakini memiliki keistimewaan dan hari barokah, oleh masyarakat Batang-batang Laok dimanfaatkan untuk kegiatan Istighosah dan makan bersama. Dalam doanya, masyarakat memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam wujud istighosah. Istighosah ini biasa dilakukan malam hari, yaitu hari kamis malam atau malam jumat legi. Selanjutnya pada hari jumat paginya ada khataman Al-qur'an dari setelah shubuh hingga selesai.

Thursday, August 3, 2017

Survey Perbaikan Jalan Desa Batang-batang Laok


Desa Batang batang Laok merupakan suatu desa yang memiliki 7 Dusun yaitu Dusun Junjang, Dusun Cepor, Dusun Koplong dan Dusun Jandir, Dusun Pajagalan, Dusun Duko, dan Dusun Garincang. Kemarin pada tanggal 03 Agustus 2017 lebih tepatnya pada pukul 09.00 WIB seluruh perangkat desa termasuk bapak Kepala Desa Batang batang Laok melakukan kegiatan survey yang terletak di empat dusun yaitu di Dusun Junjang, Dusun Cepor, Dusun Koplong dan Dusun Jandir. Pada dusun tersebut dilakukan penyurveian jalan karena telah dilakukan perbaikan jalan pada ke empat dusun tersebut.

Selain bapak kepala desa dan perangkatnya juga terdapat beberapa petugas yang berasal dari kecamatan yang diikuti oleh bapak kepolisian dan perwakilan dari koramil. Pada kegiatan tersebut yang dilakukan di lokasi yaitu pemeriksaan hasil jalan yang telah jadi dan pengukuran jalan. Jenis jalan yang dibuat yaitu masih dalam bentuk belum aspal. Selain perbaikan jalan juga pembuatan drainase merupakan suatu sistem pembuangan air bersih dan air limbah dari pembuangan air bersih dan air limbah dari daerah pemukiman, industri, pertanian, badan jalan. 

Monday, July 31, 2017

Bintang di Batang-Batang Laok

Senyum, sapa dan salam mengawali perjalanan pengajar TK Al Usmani. Ruangan kelas yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar terbagi menjadi dua dalam 1 ruang kelas. Pembatas itu hanya berupa triplek yang dihiasi gambar-gambar. Ruangan itu beralaskan lantai putih tanpa ada tempat duduk untuk anak-anak TK Al Usmani. Dinding tembok putih ditempeli oleh hasil gambar adek-adek TK Al Usmani. Pemandangan yang menunjukkan potret kondisi pendidikan di Indonesia.
Saat masuk kelas,tatapan mata mereka mengisyaratkan kekosongan serta harapan yang banyak. Kertas putih itu,siap diukir dengan bekal pengalaman dan ilmu yang dimiliki. Lantunan doa mengawali pelajaran di TK Al Usmani. Berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh guru mereka jawab dengan kepolosan dan kejujuran. Pertanyaan kecil seperti apakah hari ini berangkat ke sekolah tanpa diantarkan oleh orang tua mereka. Mereka menjawab seadanya tanpa rasa malu bahwa masih di antarkan orang tua dan bahkan masih ada yang di gendong oleh orang tua mereka. Maklum saja, disini orang tua mengantarkan anak mereka di sebabkan berbagai faktor salah satunya jarak sekolah yang terlalu jauh dan jalan yang becek saat hujan datang. Akhir-akhir ini jalan menuju sekolah mulai diperbaiki. Masyarakat saling gotong royong dan saling membantu dalam perbaikan jalan.
Sistem pengajaran di TK Al Usmani terbilang sangat unik dimana setiap minggu memiliki tema yang berbeda. Misalkan minggu ini, hari senin-selasa temanya tentang bahasa Indonesia rabu-kamis temanya angka dan huruf sedangkan hari jum'at dan sabtu temanya agama. Sistem pengajaran seperti sebaiknya perlu di contoh karena anak kecil yang masih polos harus di tanam pelajaran umum dan juga pelajaran agama. Hal ini berfungsi agar adanya keseimbangan antara umun dengan tauhid. Pelajaran di mulai dari jam 8 hingga jam 09.30 WIB.

Hal yang membanggakan dari TK Al Usmani yaitu antusias adek-adek untuk mengikuti pelajaran. Tidak peduli dengan ruangan yang sangat sempit. Hal ini dibuktikan dengan cepat tangkapnya mereka terhadap pelajaran yang diberikan oleh guru. Suara sorak "hore" selalu terlontar dari bibir mungil mereka. Harapan dan Impian pasti akan menjadi nyata dengan adanya TK Al Usmani. Bintang pun akan bersinar dan adek-adek Al Usmani akan menjadi sosok pemimpin yang bisa di banggakan .

Potensi Siwalan Batang-batang Laok


Buah siwalan adalah buah yang dihasilkan oleh tumbuhan semacam palem yang biasa tumbuh di daerah kering seperti di pesisir jawa. Tumbuhan siwalan mempunyai nama lain pohon lontar. Di daerah sumenep Madura, sebutan lain untuk siwalan yaitu ta’al.
Senin, 24 juli 2017.  Desa Batang-batang Laok terkenal dengan siwalan yang melimpah. Oleh karena itu, siwalan dimanfaatkan sebagai produk unggulan agar siwalan tersebut dapat diolah dengan berbagai variasi makanan seperti es krim dan permen. Selain disukai anak-anak, permen dan es krim memiliki banyak khasiat. Di Dusun Jandir, Desa Batang-batang Laok, buah siwalan memang sangat melimpah, jika memasuki kawasan Batang-batang Laok akan ditemui banyak pohon siwalan di sepanjang jalan.
Kakek yang akrab dipanggil Noman tersebut sangat lincah dalam memanjat pohon siwalan yang amat besar dan tinggi. Dengan usiannya yg amat tua tersebut, kelincahan beliau membuat orang kagum. Semangatnya yang luar biasa dalam mencari nafkah buat keluarga sangat tinggi. Dalam sekejap beliau sudah sampai di atas, entah dengan trik yang seperti apa yang digunakan beliau.
Harga siwalan per bungkus 1250 rupiah. Menurut beliau,  Harga siwalan disana dijual murah karena disana merupakan tempat siwalan. Harga siwalan disini memang sangat murah, karena selain banyak ditemui di semua kawasan Batang-batang Laok, warga setempat menjualnya ke tengkulak sehingga ia hanya mengambil keuntungan beberapa saja.

Seperti halnya pohon kelapa, selain dapat dimanfaatkan buahnya, juga dapat dimanfaatkan air legennya sebagai pelepas dahaga. Khasiatnya legen siwalan tersebut salah satunnya memperbaiki fungsi ginjal dan mencegah impotensi.  Buah siwalan tersebut sangat memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga buah tersebut cocok bagi yang menjalankan program diet. Sedangkan, untuk daun siwalannya tersebut bia digunakan untuk kerajinan seperti tikar. Ada juga yang menjual daun siwalan kering hingga ke Bali.